Langsung ke konten

Kenapa saya membuat BabushkApp

Selfie yang tak pernah diambil siapa pun

Saya membuka riwayat WhatsApp nenek saya dan menemukan belasan selfie yang tak pernah ia ambil. Ia hanya sedang mencari chat kami: dari saku, kamera depan, ketuk-ketuk-ketuk.

Saya menyinggungnya ke teman-teman — ternyata banyak yang mengalami hal sama dengan kerabat yang lebih tua.

Yang tidak berhasil

Ponselnya berfungsi, ia menjawab panggilan masuk. Tapi menelepon keluar atau menemukan chat WhatsApp itu labirin: buka aplikasi, tab, daftar chat, jangan sampai salah ketuk.

Ia mengalami demensia awal. Urutan langkahnya tak selalu bertahan sampai lain kali.

Yang kami lakukan

Bersama seorang teman, saya menaruh satu layar berisi tombol besar di ponselnya:

  • Hijau — panggilan WhatsApp ke saya
  • Biru — telepon biasa
  • Merah — darurat (112)

Satu ikon di layar utama. Ketuk — tiga tombol — ketuk satu. Selesai.

Tanpa menu, tanpa tab, tanpa selfie tak sengaja.

Penyiapan

Butuh sekitar sepuluh menit:

  1. Membuka situsnya di browser pada ponselnya
  2. Menambahkan ikon ke layar utama
  3. Membuat tiga tombol dengan label yang bisa ia baca
  4. Menunjukkan sekali: "ketuk yang hijau untuk menelepon saya"

Selesai.

Dua minggu kemudian

Ia memakainya setiap hari. Tak ada yang terlewat. Tak ada lagi telepon "bagaimana buka WhatsApp". Ia melihat foto-foto yang saya kirim. Ia menelepon sendiri.

Ikon merah membantu bahkan saat ia lupa aplikasi mana yang harus dibuka — warnanya jadi penanda.

Kenapa gratis dan tanpa akun

Semuanya tetap di ponselnya. Kami tak melihat kontak dan tak menyimpan apa pun di server. Ini situs yang bekerja seperti aplikasi: terpasang dalam beberapa menit dan nyaris tak memakan ruang — penting untuk ponsel lama.

WHO memperkirakan jutaan orang hidup dengan demensia; jauh lebih banyak lagi yang penglihatannya menurun atau sekadar tak sanggup mengikuti antarmuka modern. Dan dengan pembaca layar bawaan (VoiceOver, TalkBack), menelepon lewat BabushkApp sering lebih singkat daripada cara biasa.

Kenapa saya membagikan ini

Saya bukan perusahaan medis. Saya seorang cucu yang lelah menemukan selfie tak sengaja di riwayat chat.

Kalau ini membantu keluarga Anda menelepon tanpa kebingungan — itulah intinya.